Malaikat Jibril alaihissalam datang kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam lalu berbicara kepada beliau dalam konteks beliau sebagai salah seorang hamba dari hamba-hamba ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala. Dengan demikian apapun yang disampaikan Jibril alaihissalam juga berlaku untuk semua hamba ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala. Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saja dinasehati dan diingatkan, maka bagaimana dengan manusia selain beliau?! Tentunya mereka lebih membutuhkan nasehat dan peringatan, mereka tidak bisa lepas dari keduanya. Dari Sahl bin Sa'd radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, أَتَانِيْ جِبْرِيْلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ ، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ ، وَأَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَإِنَّكَ مَفَارِقُهُ ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ ، ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُهٗ بِاللَّيْلِ ، وَعِزُّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ "Jibril mendatangi...